Rasa sayang ibu ke aku

Dikeluargaku  aku anak ketiga dari tiga bersaudara, semua cewek . Jadi semua jumlah anggota dikeluargaku sebanyak 5 orang. Kakakku sudah menikah bulan april kemarin dan alhamdulillah sudah mau punya anak..Ibu terkena penyakit rematik jadi ibu tidak bisa bekerja berat – berat, waktu aku  dirumah aku juga membantu ibu, tapi kadang juga capek..Suatu ketika waktu aku pengen sekali maen bersama teman – teman tapi ibuk tidak mengijinkanku pergi. Aku marah dan menangis kenapa aku tidak boleh main??kenapa tidak seperti teman – teman yang lain yang diijinkan maen oleh ibunya..padahal rumah juga sudah aku bersihkan, aku juga sudah membantu ibu..Kadang aku berfikir kok ibu jahat banget ya,,masak aku main gak boleh, pa aku harus dirumah terus, menjadi anak rumahan???Dirumah kalau sudah selesai bersih – bersih paling nonton tv, tidur, maen sama anaknya om yang umurnya 1 tahun itu. Akupun juga jenuh kalau dirumah terus. Aku juga pingin keliling di desaku, melihat pemandangan sawah, pantai.

Padahal, kalau aku maen lebih sering juga sama teman dekatku sandiri. Kalau ingat kadang aku bertanya – tanya, Tapi aku yakin Ibu punya alasan sendiri.. Aku jarang sekali bermain, kebanyakan aku dirumah. Kejadian dulu pernah waktu aku masih duduk dibangku SMA, aku pernah  diijinkan ibuku untuk maen. Kalau aku sekali diijinkan pasti maennya berjam – jam, karena kesempatan, telah diijinkan keluar bersama teman – teman. Tapi kalau tidak diijinkan untuk maen, ya aku tetap dirumah. Kalau kelamaan bermain kurang lebih sampai 3 jam seperti biasa ibuku menelfon atau sms suruh cepat pulang. Sampai – sampai temenku juga tahu, waktu aku bermain sama mereka hpku berbunyi entah itu sms atau telfon dari ibuk. Temen – temen pasti pada bilang dari ibuk ya??disuruh pulang kan??sampai – sampai aku diledekin “anak mama disuruh pulang”..Kadang aku juga malu. Tapi mesti gimana lagi, aku juga harus cepat pulang. Aku juga harus menjadi anak penurut. Aku gak boleh nglawan ma ibuk, karena kalau melawan orang tua itu berdosa..Kalau tidak  langsung pulang pasti nti aku kena marah. Aku takut banget sama ibu, palagi kalau sudah marah.

Sampai sekarangpun aku sudah kuliah, ibu juga kayak gitu sama aku.. Kalau aku pulang kerumah, kadang kalau maen juga kayak seperti dulu lagi..Aku sempat berfikir lebih baik tidak usah pulang kerumah saja daripada tidak boleh maen bersama teman – teman. Ingin dikos saja, kalau mau maen kan tidak ada yang melarang.. Aku juga jarang pulang kerumah. Kalau tidak libur panjang aku juga tidak pulang. Tapi sekarang aku sadar, Ibu melarangku maen terlalu lama karena ibu masih kangen sama aku, karena aku  juga jarang pulang.  Selain itu  aku anak cewek yang paling terakhir. Jadi aku tidak boleh sembarangan dalam bergaul. Semua itu juga demi kebaikanku sendiri.. Sekarang aku selalu ingat kalau aku main terus siapa yang membantu Orang Tua dirumah.. Ibu kan gak boleh kerja berat – berat sedangkan bapak juga capek pulang dari kantor dan gak mungkin mengerjakan tugas rumah semuanya.

About rahmadieta

aku baik
This entry was posted in cerpen. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s